T A B L E M A N N E R

Pengertian

 Table manner adalah tata cara dan etiket bersopan santun yang baik pada saat kita makan.  Dalam tata cara makan terdapat beberapa aturan serta etiket sopan santun yang perlu diketahui pada saat kita melakukan jamuan makan tersebut. Biasanya hal ini baru benar – benar dilaksanakan pada saat kita menghadiri sebuah jamuan makan formal, yang mana hidangan disajikan langsung di meja para tamu undangan

 

Susunan Menu ( Umum )

  • Bread and Butter

 

  • Appetizer (makanan pembuka)

Berfungsi sebagai makanan pembuka yang berguna untuk menimbulkan selera makan. Biasanya dalam porsi yang kecil (contoh Salad ).

 

  • Soup ( Sop )

Makanan yang berfungsi sebagai makanan penyela.

 

  • Main Course ( Hidangan Utama )

Adalah hidangan utama dan biasanya disajikan dalam porsi yang agak lebih besar dan padat.

  • Dessert

Makanan penutup ( contoh : buah – buahan, es krim atau pudding).

  • Coffee / tea

Cara Duduk

  1. Tuan Rumah biasanya akan menunjukkan tempat duduk anda sesuai dengan rencana. Biasanya Tuan Rumah akan berkata: “Mari, sebaiknya anda duduk di sini dan anda di sebelah sana.” Posisi kursi biasanya diatur dengan jarak yang tidak terlau jauh atau terlalu dekat.
  2. Sebaiknya semua tamu berdiri di belakang kursi, sampai semuanya mendapatkan tempat duduk. Apabila Tuan rumah sudah mempersilahkan duduk, setiap pria sebaiknya membantu mempersilahkan duduk tamu wanita di sebelahnya terlebih dahulu sampai semua tamu wanita duduk.
  3. Untuk memperlancar atau mempermudah, sebaiknya semua orang mulai duduk dari sebelah kiri kursinya masing – masing.
  4. Posisi duduk yang baik adalah dengan posisi tubuh tegak dan menghadap ke depan, tidak terlalu membungkuk pada waktu makan. Selama anda makan, siku tidak boleh diletakkan di atas meja. Siku boleh diletakkan hanya sebelum dan sesudah makan.
  5. Apabila tangan kiri anda tidak anda pergunakan, sebaiknya anda letakkan di pangkuan anda dan jangan bersandar atau bertumpu di atas meja.
  6. Apabila ada seorang wanita yang beranjak dari tempat duduknya, sebaiknya tamu pria di sebelahnya beranjak sedikit pula atau membantu menarikkan kursinya dan melakukan hal yang sama pada saat tamu wanita tersebut kembali.

 

Etiket Jamuan Makan

(Aturan atau tata cara dalam jamuan makan)

  1. Pastikan bahwa anda datang tepat pada waktunya, sesuai dengan jam yang tertera pada surat undangan.
  2. Biasanya, sebelum jamuan makan dimulai, Tuan Rumah mengadakan jamuan minuman yang biasanya disebut dengan dinner drink ( untuk jamuan makan malam) atau disebut juga dengan social hour. Dalam hal ini biasanya para tamu saling menyapa atau berkenalan dengan yang lainnya.
  3. Setelah itu, Tuan Rumah akan membawa tamu – tamunya ke ruang makan (dining room). Biasanya tamu – tamu pria menunggu sampai semua tamu – tamu wanita berjalan mengikuti Tuan Rumah.
  4. Tamu – tamu baru mulai makan apabila Tuan Rumah mulai makan. Tetapi apabila anda adalah Tuan Rumah dari acara tersebut, sebaiknya mengatakan: “Silakan makan.” Pada acara makan bersama seperti ini, biasanya tamu – tamu baru mulai makan apabila semua tamu yang hadir telah mendapatkan hidangan.
  5. Pada jamuan makan malam bersama di rumah, kadang  – kadang dimulai dengan doa sebelum makan. Tuan Rumah akan mengatakan kepada kita untuk berdoa. Pada saat ini kita harus menghormati masing – masing pihak dan jangan melakukan atau berkata sesuatu dengan yang lainnya.
  6. Pada jamuan makan buffet, tamu wanita (pasangan anda) mengambil makanan terlebih dahulu dan apabila tamu wanita belum siap, maka tamu pria boleh memulai mengambil makanan.
  7. Tunggulah sampai Tuan Rumah selesai makan atau berdiri meninggalkan meja makan, apabila anda ingin meninggalkan meja makan. Atau minta ijin apabila anda benar – benar perlu untuk meninggalkan meja makan.

Cara Penggunaan Serbet Makan

  1. Bukalah serbet makan anda (dalam setengah lipatan) dan letakkan dipangkuan anda.
  2. Apabila anda ingin meninggalkan tempat atau pulang, lipatlah serbet makan anda dengan baik. Lipatan tersebut tidak perlu sama dengan lipatan semula. Lalu letakkan serbet tersebut di sebelah kiri piring anda atau bagian yang bersih di sebelah atas.
  3. Apabila anda menjatuhkan serbet makan anda, ambillah segera dan pergunakan kembali.
  4. Pada akhir jamuan makan:
  • Apabila hanya sekali makan untuk tamu kita, maka lipatlah serbet makan anda dengan baik dan letakkan di sebelah kiri piring makan anda sebelum anda meninggalkan meja makan..
  • Apabila berkali – kali hidangan disajikan atau berkali – kali anda harus meninggalkan meja makan, lipatlah serbet makan anda dan letakkan di sebelah kiri piring anda. Serbet tersebut akan terus digunakan sampai jamuan makan selesai., kecuali bila Tuan Rumah menggantikannya dengan serbet makan yang baru.

 

Cara Berbicara

  1. Hindarkan berbicara pada saat mulut anda sedang mengunyah / ada makanan di dalam mulut anda. Telanlah makanan yang ada pada mulut sebelum anda berbicara atau menjawab pertanyaan / komentar.
  2. Hindarkan berbicara dengan gerak tangan yang berlebihan , terutama sambil memegang alat makan.
  3. Hindarkan memotong pembicaraan orang lain serta jangan berbicara terlalu keras atau terlalu pelan.
  4. Jangan memberikan pertanyaan – pertanyaan kepada kawan makan anda yang baru saja menyuapkan makanan atau mengedarkan makanan.

Tata Cara Makan

  1. Ambillah / makanlah hidangan yang tersaji sedikit – sedikit, karena anda mungkin akan bercakap – cakap selama jamuan makan tersebut.
  2. Katuplah mulut anda sewaktu makan (mengunyah) makanan, karena suara dari mulut selama anda makan akan mengganggu kawan makan anda semeja. Selain itu juga untuk menjaga tata krama selama makan.
  3. Apabila anda ingin / meminta makanan yang jauh dari jangkauan anda.  Janganlah berdiri lalu anda mengambil sendiri makanan yang jauh dari jangkauan anda tersebut. Mintalah bantuan kepada kawan makan anda untuk mengambilkan / mengedarkan makanan yang anda inginkan.
  4. Jangan berkumur – kumur dengan air atau minuman lain di meja makan, karena bunyinya akan mengganggu dan menjijikan tamu – tamu yang lain.
  5. Mungkin anda tidak sempat untuk makan atau menghabiskan makanan yang tersaji karena terlalu banyak ditanya atau berbicara dengan kawan makan anda atau Tuan Rumah, sementara tamu yang lain sudah habis. Maka sebaiknya anda ganti bertanya sesuatu sehingga anda sempat mengunyah dan menghabiskan hidangan anda selama kawan anda menjawab pertanyaan anda. Jangan menanyakan sesuatu yang mendapatkan jawaban singkat : “ya” atau “tidak”. Sebaiknya tanyakan sesuatu yang mendapatkan jawaban  – jawaban yang panjang, misalnya: apa sebab ………….., apa alasannya ……………., dsb.
  6. Jangan pergunakan jari anda untuk melepaskan makanan dari garpu, pergunakanlah pisau. Sebaiknya makan nasi atau hidangan lainnya dengan garpu, jangan menggunakan pisau.
  7. Setelah anda selesai makan,  janganlah menumpuk piring di depan Tuan rumah. Piring – piring tersebut akan diangkat oleh pelayan.
  8. Sebaiknya jangan mempergunakan tusuk gigi di meja makan atau di tempat umum.

Cara Mempergunakan Alat – Alat Makan

  1. Pergunakanlah alat – alat dari bagian yang paling luar terlebih dahulu atau sebaiknya anda memperhatikan Tuan Rumah atau kawan makan anda. Seandainya anda keliru mempergunakan alat makan, anda dapat menggantinya, tapi harus diam – diam, jangan sampai ada orang lain yang mengetahuinya.
  2. Apabila anda mendapatkan alat makan yang kurang, maka mintalah kepada Tuan Rumah dan berkata: “Bolehkah saya mendapatkan garpu baru …….. dsb.
  3. Letakkan alat makan yang sudah terpakai di atas piring, jangan di atas meja makan.
  4. Apabila anda menjatuhkan alat makan yang anda pergunakan, cepatlah mengambilnya tanpa ragu  – ragu. Mintalah ganti alat makan anda dengan yang baru. Minta maaflah, apabila anda mengganggu kawan makan disekitar anda.
  5. Apabila anda telah selesai makan, letakkan peralatan makan di atas piring anda searah dengan jarum jam angka 4.